Kisah ini dimulai dari sebuah senyum Saat pencarian ini terhenti pada sebuah kisah Tentang sebuah cerita yang ingin aku lihat Sebuah senyum yang tergambar disana Bagaimana ia menceritakan pengalamannya dengan bahagia Pancaran itu bisa terlihat dari wajahnya Kebahagian sederhana yang mungkin tidak semua orang bisa memilikinya Namun ini tidak hanya tentang senyum dan kebahagiaannya Ada hal yang lain yang senyum ini semakin menarik Bagiku ini menjadi istimewa Senyum tulus dari tangan-tangan kecil yang berada diantaranya Tawa bahagia yang mungkin inilah yang menjadi penyebeb ia terlihat begitu bahagia Senyum dari anak-anak yang juga terlihat bahagia diantaranya Senyum yang membuatku mulai tertarik dengan kisah itu Senyum yang tertuang dalam cerita yang membuat ku tertarik untuk membacanya ~ Ibnu Khairan
Kisah ini mungkin telah kembali ke awal mulanya Saat hati ini hanya bisa menginginkan dan merindukannya dari balik doa Saat mata ini hanya bisa melihatnya dari jauh Saat sapa hanya menyapanya dalam diam Namun jika dulu hasrat ini berharap pada sebuah pertemuan dengannya Saat ini penerimaan itu sembari menunggu kepergiannya ~ Ibnu Khairan
Anak nalayan mambaok cangkua, mananam ubi ditanah darek. Baban sakoyan dapek dipikua, budi saketek taraso barek. (Beban yang berat dapat dipikul, tetapi budi sedikit terasa berat) Anak ikan dimakan ikan, gadang ditabek anak tenggiri. Ameh bukan perakpun bukan, budi saketek rang haragoi. (Hubungan yang erat sesama manusia bukan karena emas dan perak, tetapi lebih diikat budi yang baik) Anjalai tumbuah dimunggu, sugi sugi dirumpun padi. Supayo pandai rajin baguru, supayo tinggi naikan budi. (Pengetahuan hanya didapat dengan berguru, kemulian hanya didapat dengan budi yang tinggi) Alu tataruang patah tigo, samuik tapijak indak mati. (Sifat seseorang yang tegas bertindak atas kebenaran dengan penuh bijaksana) Tarandam randam indak basah, tarapuang apuang indak hanyuik. (Suatu persoalan yang tidak didudukan dan pelaksanaannya dilalaikan) Anyuik labu dek manyauak, hilang kabau dek kubalo. (Karena mengutamakan suatu urusan yang kurang penting hingga yang lebih...
Komentar
Posting Komentar